Cerpen

Perangai Perang

Dari kejauhan nampak jelas rentetan artileri sedang menaburkan rinai cahaya, besi-besi tua karatan memandu para infantri yang sedang sekarat. Teriakan, erangan maupun tangisan tak ada beda. Berto masih berkawan kesedihan, sudah 2 hari ini kebijakan ICC (International Corporation Comitee) memenggal beberapa sanak keluarganya. Pengentasan kemiskinan & ekspansi pembangunan yang berujung penolakan pada beberapa warga, dan keluarga Berto paling reaksioner dalam melihat situasi tersebut. Lanjutkan membaca “Perangai Perang”

Cerpen

Astralis

Waktu menunjuk pukul tujuh pagi, sepagi ilustrasiku mengawal mentari untuk membasmi setiap teori tentang kemalasan diawal hari. Para penjaga langitan sedang menebar horor membangunkan sekoloni jema’at pemalas, berkicau namun tak sempat menabur kerikil layaknya burung Ababil. Sedikit sayu aku merayu diriku untuk bangkit dari kayu pesakitanku, kuoles sekepal wajahku dengan air yang mengalir dalam muara putaran pipa. Tak kupandang cahaya layaknya matahari sedang menelanjangi taman bunga yang menebar keindahan dalam rona kusut wajahku, akhirnya kuputuskan untuk membasahi sekujur badan tanpa pikir panjang. Lanjutkan membaca “Astralis”

Cerpen

Rahasia

image

Kalau saja kematian adalah sebuah pilihan, mungkin sudah dari empat tahun yang lalu aku lebih memilih mati daripada hidup seperti burung yang tak memiliki paruh.

Kuremas jejeran huruf diatas kertas putih yang tercoret rapi, tapi aku lerai kembali walaupun sekarang fasadnya sedikit memudar. Itu adalah goresan terakhir sahabatku yang aku pulung dari bawah tempat tidurnya, dia merelakan nafasnya tercekik seutas temali yang dengan rapi merangkul lehernya. Lanjutkan membaca “Rahasia”

Cerpen

Tudung

Orang-orang memanggilku Auni, kata ibuku ”Auni” memiliki arti kelembutan dan ketenangan. Ia memang, sebelum ibuku dipanggil oleh-NYA. Aku selalu tenang menghadapi segala masalah yang menghampiriku, karena ibu selalu disisiku setiap ada anak laki-laki yang selalu menggodaku. Kata mereka para lelaki, aku memiliki sifat lemah lembut yang jarang dimiliki beberapa anak-anak gadis di desaku. Mungkin aku selalu menuruti nasehat ibu, ”Ni,bersikaplah seperti sikap yang dimiliki seorang wanita bersahaja. Dengan begitu para lelaki takkan pernah menghinakanmu.” Lanjutkan membaca “Tudung”